17 Negara Yang Melindungi Petaninya dengan Asuransi

17 Negara Yang Melindungi Petaninya dengan Asuransi – Bagi Anda para petani yang tinggal di Indonesia, Anda patut berlega hati karena para petani di Indonesia kini dicover asuransi bila mengalami kerugian akibat gagal panen, berdasarkan Permentan Nomor 40 Tahun 2015 tentang fasilitas asuransi pertanian.

Sebenarnya asuransi pertanian ini bukan barang baru, karena sudah diterapkan di 16 negara lain.

“Beberapa negara maju seperti Eropa dan Jepang. Petani sudah mulai mengerti bahwa asuransi tidak hanya untuk dapat ganti rugi, tapi mempertahankan kelanjutan usahanya,” Sahata L. Tobing, Direktur Operasional Ritel PT Jasindo, ketika ditemui detikFinance dalam Focus Group Discussion (FGD) Asuransi Pertanian di Gedung D Kementerian Pertanian, Selasa (11/8/2015).

Menurut Sahata, dengan adanya asuransi pertanian, petani tidak lagi perlu instrumen dari perbankan dengan bunga pinjaman sangat tinggi.

negara yang menerapkan asuransi bagi petani » 17 Negara Yang Melindungi Petaninya dengan Asuransi
Negara yang menerapkan asuransi bagi petani (Ilustrasi/detik.com)

Sahata mengungkapkan, butuh waktu lama menumbuhkan kesadaran petani akan resiko bertani. “Di Perancis prosesnya 200 tahun menumbuhkan kesadaran resiko. Di sana petaninya kelas atas yang bahkan menjadi anggota DPR dan pengambil kebijakan,” jelasnya.

16 Negara Yang Melindungi Petaninya dengan Asuransi

Ada 17 negara yang sudah menerapkan asuransi pertanian yaitu:

  1. Australia,
  2. Bangladesh.
    Bangladesh mewajibkan petani di negaranya untuk ikut asuransi meski tanpa subsidi pemerintah.
  3. China,
  4. India,
  5. Jepang,
    Jepang mewajibkan petani padi dan gandum mengikuti asuransi dengan subsidi premi dari pemerintah mencapai 50%.
  6. Malaysia,
  7. Mongolia,
  8. Nepal,
  9. Selandia Baru,
  10. Korea Utara,
  11. Pakistan,
  12. Filipina,
    Di Filipina subsidi untuk petani mencapai 48-63%.
  13. Korea Selatan,
  14. Sri Lanka,
  15. Thailand,
  16. Vietnam,
    Vietnam petaninya sukarela mengikuti asuransi dengan bantuan subsidi mencapai 50%
  17. Indonesia

Beberapa negara di ASEAN sudah menerapkan asuransi untuk petani lebih dulu seperti Malaysia, Vietnam, Filipina dan Thailand. Di Thailand dan Malaysia tidak ada subsidi dan tidak mewajibkan ikut serta dalam asuransi.

“Regulasi OJK mengatur asuransi tidak boleh rugi, tapi harus sehat. Pilot project asuransi pertanian sejak 2012-2015 di Jombang, Nganjuk, Gresik, Lumajang, Kediri itu rugi. Kalo dikasihkan ke asuransi swasta nggak ada yang mau. Kita sudah jalankan asuransi ternak, padi, dan perkebunan,” papar Sahata. (Sumber: Detik Finance)

Demikianlah 17 Negara Yang Melindungi Petaninya dengan Asuransi, semoga asuransi bagi petani bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.