4 Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat Untuk Lansia

Beberapa Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat Untuk Lansia – Asuransi jiwa bukan hanya untuk mereka usia produktif dan bisa membayar polis dalam waktu yang cukup lama. Asuransi jiwa juga tersedia bagi dia yang sudah berusia lanjut dan memiliki beberapa jenis yang bisa disesuaikan manfaatnya sesuai kebutuhan nasabah. Hal ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, para perusahaan asuransi peduli serta memperhatikan nasib para lansia di Indonesia. Namun, beberapa orang kurang teliti dalam memproteksi dirinya.

Berbicara tentang asuransi jiwa untuk lansia merupakan asuransi yang tidak memerlukan pemeriksaan kesehatan rutin, premi tetap, maupun jaminan perlindungan yang tak dapat dibatalkan. Di bawah ini kami rangkum beberapa jenis asuransi yang tepat untuk mereka yang sudah lanjut usia, yaitu :

4 Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat Untuk Lansia

asuransi jiwa 635x416 » 4 Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat Untuk Lansia
Asuransi jiwa untuk lansia (ilustrasi/Pixabay)

1. Term (Asuransi  jiwa berjangka)

Asuransi yang cukup dikenal masyarakat luas, tetapi pada umumnya mereka berinvestasi di asuransi ini sejak usianya masih muda. Asuransi jiwa berjangka sangatlah tepat untuk anda yang mempunyai tanggungan pembayaran seperti, KPR ataupun biaya anak sekolah. Walau begitu para lansia banyak yang memilih produk asuransi jenis ini dengan kebutuhan yang berbeda. Sebelum anda mengambilnya lebih baik ketahui dulu kelebihan serta kekurangan asuransi jiwa berjangka, di bawah ini :

Kelebihan Term (Asuransi  jiwa berjangka)

  • Secara umum asuransi jiwa berjangka harganya lebih terjangkau bila dibandingkan asuransi jiwa seumur hidup. Bahkan membuat beberapa orang keheranan saat pertama kali mendengar harga asuransi jiwa berjangka ini karena betapa murahnya.
  • Polis asuransinya lebih fleksibel karena anda dapat memilih sendiri jangka waktu, besarnya nilai pertanggungan dan jumlah preminya. Besarnya nilai pertanggungan yang diberikan pihak asuransi berbeda-beda dan juga jangka waktunya, pilih panjang atau pendek berdasarkan kebutuhan anda.

Kekurangan Term (Asuransi  jiwa berjangka)

  • Terkadang perusahaan asuransi lebih fokus terhadap isu-isu kesehatan ketika mengeluarkan polis asuransi jiwa berjangka, sehingga nasabah yang tidak sehat sulit mendapatkan persetujuan untuk mendapatkan polis asuransi ini.
  • Beberapa perusahaan sudah tak lagi menawarkan asuransi jiwa berjangka terhadap nasabah yang usianya di atas 80 tahun. Hanya sedikit saja perusahaan asuransi yang mau bekerja sama dengan lansia. Itu saja yang mempunyai kesehatan prima.
  • Kebanyakan para lansia tidak membutuhkan nilai pertanggungan besar, tetapi terkadang perusahaan asuransi tidak menawarkan pilihan nilai pertanggungan yang kecil.

2. Asuransi jiwa yang dijamin

Mungkin anda pernah mendengar tentang jaminan asuransi jiwa untuk lansia, lalu bertanya-tanya apakah hal tersebut benar berlaku. Jawabannya adalah benar berlaku, polis asuransi jiwa yang dijamin tidak memperdulikan kondisi kesehatan maupun usia nasabah. Bisa diartikan produk asuransi jenis ini jadi pilihan terbaik bagi anda yang mempunyai sedikit masalah kesehatan atau usianya lansia.

Kelebihan Asuransi jiwa yang dijamin:

  • Merupakan jaminan asuransi jiwa yang tepat bagi anda yang mempunyai masalah kesehatan.
  • Tidak bertele-tele karena tak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan dalam membeli polis asuransi ini.

Kekurangan Asuransi jiwa yang dijamin :

  • Kebanyakan asuransi jiwa ini tidak mengeluarkan pembayaran dalam waktu 24 bulan setelah polis dibuka. Berarti, lansia yang meninggal dalam kurun waktu tersebut tidak mendapatkan uang pertanggungan dari pihak asuransi. Tetapi pihak asuransi akan mengembalikan uang yang sudah terlanjur di setor dan membatalkan polis apabila kematian terjadi dalam jangka waktu tersebut.
  • Nilai premi asuransi ini biasanya lebih mahal bila dibandingkan dengan produk asuransi jiwa lainnya.

3. Whole Life (suransi jiwa seumur hidup)

Asuransi yang berlaku seumur hidup nasabahnya, asuransi ini dirancang untuk mengembalikan keadaan keuangan setelah nasabah meninggal. Dengan memilih asuransi jenis ini anda akan mengeluarkan uang yang cukup besar setiap bulannya, tetapi nilai pertanggungan yang didapat pun sangatlah besar, jadi seimbangkan? Pelajari dululah kelebihan dan kekurangannya sebelum memilih asuransi jiwa seumur hidup.

Kelebihan Whole Life (suransi jiwa seumur hidup):

  • Apabila besarnya nilai pertanggungan yang menjadi pertimbangan anda, maka asuransi ini menjadi pilihan yang tepat.
  • Asuransi jiwa seumur hidup mampu menjadi investasi yang baik karena meningkatkan nilai uang anda setiap tahunnya serta banyak perusahaan yang menawarkan garansi atas jumlah uang investasi.

Kekurangan Whole Life (suransi jiwa seumur hidup)

  • Asuransi jiwa seumur hidup merupakan yang paling mahal daripada produk asuransi jiwa lainnya. Sehingga kurang tepat bagi anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan.
  • Dengan memilih asuransi ini berarti anda mengijinkan perusahaan asuransi berinvestasi atas nama anda. Sebenarnya jika anda mau berinvestasi sendiri tentu dapat meraih keuntungan yang lebih banyak. Sebab, tipikal manager investasi pada perusahaan asuransi bersifat konservatif, sehingga hasilnya tidak sebesar apabila anda berinvestasi sendiri.

4. Asuransi pemakaman

Di Indonesia, asuransi pemakaman masih tahap penggodokan oleh pihak OJK dan belum mulai diimplementasikan. Tetapi, melihat asuransi pemakaman yang berjalan di luar negeri, inilah beberapa kelemahan dan kelebihannya :

Kelebihan Asuransi pemakaman:

  • Tak memerlukan pemeriksaan kesehatan saat membeli polis asuransi ini.
  • Asuransi pemakaman juga menyediakan beberapa kebutuhan yang bisa disesuaikan dengan keadaan nasabah.
  • Banyak dari produk asuransi pemakaman yang tidak membutuhkan waktu tunggu (waiting period), bahkan hanya beberapa hari setelah polis sah dibeli. Berarti pihak keluarga dapat menerima uang pertanggungan secepatnya setelah meninggalnya nasabah.

Kekurangan Asuransi pemakaman:

  • Nilai pertanggungan asuransi pemakaman umunya lebih rendah daripada produk asuransi lainnya. Mungkin hanya cukup untuk proses pemakaman dan beberapa hal terkait dengannya. Sehingga, keluarga jangan mengharapkan sisa dari uang pertanggungan.

Dalam memilih asuransi jiwa diperlukan pertimbangan, jangan asal ikut teman. Harapannya setelah meninggal masih dapat membantu meringankan beban keluarga yang sangat berat melepaskan orang tercinta mereka. Walau meninggal tetapi sebetulnya membutuhkan biaya yang cukup besar dan jika kita tidak menyiapkannya tentu keluargalah yang berusaha memenuhinya. Memang keluarga akan ikhlas, tetapi setidaknya hal itu sedikit mempengaruhi kondisi keuangan mereka.

Demikianlah 4 Jenis Asuransi Jiwa yang Tepat Untuk Lansia, semoga bermanfaat.