4 Langkah Mengelola Perpanjangan Polis Otomatis Asuransi Mobil Secara Pintar

Langkah Mengelola Perpanjangan Polis Otomatis Asuransi Mobil Secara Pintar – Ketika mengikuti asuransi kita harus tahu benar mengenai proses pengelolaannya yang terkadang membingungkan nasabah. Mulai dari pendaftaran, pembayaran premi setiap bulannya, proses klaim hingga proses perpanjangan polis. Mengapa kita perlu mengetahui itu semua bukan hanya pasrah saja kepada agen asuransi yang membantu kita? Agar kita dapat merasakan manfaat produk asuransi yang telah kita beli secara maksimal. Agen bertugas membantu kita dalam pengelolaan asuransi, tetapi dia tidak hanya mengurus 1 orang saja tetapi lebih, sehingga dia bisa lupa menangani urusan anda.

Sebagai nasabah asuransi, anda jangan lupa memperpanjang polis yang anda beli, karena jika tidak, proteksi yang anda dapatkan akan berhenti. Untuk itu, anda harus ingat kapan polis anda perlu diperpanjang agar tetap mendapatkan manfaat proteksinya. Banyak dari nasabah asuransi mobil sampai mengikuti program auto-renewal (perpanjangan polis otomatis) yang ditawarkan perusahaan asuransi. Tanpa pikir panjang lagi mereka mengambil auto renewal bersamaan pembelian polis asuransi mobil. Pertimbangan para nasabah adalah kemudahan proses pembayaran premi serta tak khawatir lagi proteksi asuransi ditutup apabila belum memperpanjang polis.

Tentu hal ini merupakan celah bisnis tersendiri dari perusahaan asuransi yang menawarkan sistem perpanjangan polis otomatis. Bahkan beberapa perusahaan asuransi hingga menambahkan diskon premi untuk menarik minat nasabah supaya memanfaatkan sistem tersebut. Tampak sekilas sistem auto-renewal yang diterapkan oleh perusahaan asuransi dinilai memudahkan pengelolaan keuangan nasabah, tetapi ternyata ada resiko yang perlu diwaspadai para nasabah pengguna sistem tersebut.

Mau tahukan apa saja resiko akan dihadapi nasabah asuransi mobil jika mengambil sistem auto-renewal, maka simaklah yang kami uraikan di bawah ini :

4 Langkah Mengelola Perpanjangan Polis Otomatis Asuranasi Mobil Secara Pintar

polis asuransi mobil 635x422 » 4 Langkah Mengelola Perpanjangan Polis Otomatis Asuransi Mobil Secara Pintar
Langkah mengelola perpanjangan polis otomatis asuransi mobil (Ilustrasi/pixabay)
  1. Pahami sistem auto-renewal yang ditawarkan perusahaan asuransi

Beberapa perusahaan asuransi tidak terus-menerus menawarkan sistem auto-renewal, ada yang memberlakukan selama satu periode perpanjangan polis otomatis, setelahnya nasabah harus memperpanjang polisnya secara manual. Untuk itu, memahami polis dengan detail sangat perlu dilakukan. Sebab, setiap perusahaan asuransi mempunyai peraturan dan ketentuan yang berbeda dalam memperlakukan pelayanannya.

Resiko mengikuti sistem perpanjangan polis otomasis dapat muncul kapanpun. Kemungkinan anda lupa memperbaharui polis karena anda pikir sudah mengikuti sistem auto-renewal, jadi membuat anda tenang dalam memperpanjang polis. Padahal perusahaan asuransi hanya memberlakukan satu periode perpanjangan saja. Hal ini tentu membingungkan mengingat kesibukan anda yang padat. Jadi, mintalah penjelasan tentang sistem auto-renewal yang ditawarkan perusahaan asuransi, sehingga anda tahu apa yang harus dilakukan nantinya.

2. Cek premi yang anda bayar setiap bulannya

Ketika awal anda membeli polis, maka ada proses persetujuan harga premi yang harus dibayarkan antara anda dengan pihak asuransi. Pihak asuransi biasanya memberikan penawaran yang menarik seperti pemberian diskon premi atau yang lainnya agar anda mau membeli berbagai produk yang mereka tawarkan. Apabila anda memilih menggunakan sistem auto-renewal, pembayaran premi dilakukan secara debet otomatis yang diambil dari rekening bank anda. Oleh sebab itu, anda perlu melakukan pengecekan setidaknya setiap 3 bulan sekali.
Hal ini dilakukan agar anda tidak kelebihan membayar premi, sebesar apabila tidak ada diskon lagi, padahal berdasarkan kesepakatan anda dan pihak asuransi diskon tersebut masih berlaku. Sikap teliti anda untuk menghindari kecurangan pihak asuransi dalam memberlakukan diskonnya. Apabila anda mengalami kesalahan pembayaran premi, segeralah konfirmasi kepada pihak asuransi terkait. Jangan ditunda, jika segera melaporkannya akan segera ditangani pihak asuransi. Dengan begitu anda tidak jadi rugi.

3. Waspada tetap membayar premi asuransi walaupun mobil sudah terjual

Salah satu resiko menggunakan sistem perpanjangan polis otomatis yang perlu anda waspadai adalah ketika mobil terjual anda masih membayar polis asuransi mobil. Saat permulaan membuka asuransi anda wajib memahami tentang kondisi klausul polis norma ataukah tidak. Misalnya, anda telah menjual mobil sementara periode pertanggungan masih berlaku. Maka yang harus anda lakukan yaitu konfirmasikan kepada pihak asuransi apakah polis bisa ditutup serta ada pengembalian sisa premi? Jangan sampai anda tetap membayar polis walau mobil telah dijual. Tentu anda rugi, membayar proteksi untuk mobil yang sudah menjadi milik orang lain.

4. Anda perlu mempunyai uang yang cukup di rekening ketika tanggal jatuh tempo pembayaran premi.

Premi asuransi mobil umumnya dibayarkan tahunan, dengan besarnya nilai suku premi antara 1% hingga 3%. Apabila mobil anda seharga 400 juta, setidaknya anda perlu menyisakan dana pada rekening kira-kira sebesar Rp 4-12 juta. Jika pada rekening anda tidak ada dana sebesar itu ketika tanggal jatuh tempo pembayaran premi, sedangkan anda mengikuti sistem auto-renewal, maka tanpa anda sadari polis anda bisa hangus. Untuk mengaktifkan kembali, anda perlu meluangkan waktu mengurus ulang dan mungkin ada penambahan biaya.

Sebenarnya tidak salah jika anda mengambil sistem perpanjangan polis otomatis. Baik perpanjangan polis otomatis maupun manual mempunyai kelebihan serta kekurangan masing-masing. Yang terpenting anda wajib paham mengenai peraturan dan ketentuan dari produk asuransi beserta produk tambahannya yang anda ambil. Selain itu, anda juga perlu mewaspadai segala resiko yang bisa terjadi. Jadilah nasabah yang pintar mengelola sistem asuransi yang anda ikuti.

Mengikuti asuransi membuat anda aman dari segala resiko kerugian secara finansial. Tetapi jika kita tidak bisa mengelola dengan baik, mungkin malah kekecewaan yang anda dapatkan nantinya. Usahakan untuk tahu dan mengontrol segala proses dalam lingkup asuransi yang anda ikuti. Jangan takut berasuransi tetapi waspadalah dalam berasuransi, Semuanya itu untuk kebaikan anda.

Demikianlah 4 Langkah Mengelola Perpanjangan Polis Otomatis Asuranasi Mobil Secara Pintar, semoga bermanfaat.