5 Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara mengatasinya

5 Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara mengatasinya – Apakah profesi Anda sekarang? Apakah Anda seorang agen asuransi? Atau mungkin Anda pernah ditawari menjadi agen asuransi? Atau mungkin Anda berminat menjadi agen asuransi karena tidak menemukan pekerjaan lain? Apapun itu, Anda perlu mengetahui bahwa ada 5 keraguan yang bisa timbul dalam benak Anda ketika memilih Asuransi sebagai bisnis Anda, dalam hal ini sebagai agen asuransi, dan keraguan itu bisa membuat Anda gagal, atau tidak sukses di bisnis ini.

5 Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara Mengatasinya

cara mengatasi keraguan agen asuransi » 5 Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara mengatasinya
Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara mengatasinya (Gambar Ilustrasi)

Pertama, Anda ragu terhadap perusahaan asuransi Anda.

Jika Anda hendak memilih perusahaan asuransi tempat Anda berkarir, sebaiknya Anda ketahui dulu perusahaan asuransi Anda tersebut, bagaimana tingkat bonafiditasnya, sudah berapa lama perusahaan asuransi tersebut, apakah sudah melewati berbagai masa krisis moneter? Apakah masuk dalam perusahaan top, misalnya mendapat predikat asuransi terbaik.

Baca juga: 8 Perusahaan asuransi yang meraih predikat Asuransi terbaik 2015

Kedua, Anda ragu terhadap produk asuransi Anda.

Sebenarnya, produk asuransi merupakan produk yang hebat. Perusahaan manapun itu, karena setiap manusia, mulai dari lahir hingga meninggal, dia akan menghadapi banyak resiko. Dan perusahaan asuransi inilah yang mengalihkan risiko tersebut. Sehingga asuransi sebenarnya sebuah kebutuhan. Itulah sebabnya tak ada alasan untuk meragukan produk asuransi, yang penting sesuai dengan kebutuhan.

Ketiga, Anda ragu terhadap prospek bisnis asuransi.

Asuransi bukanlah bisnis baru. Sebenarnya bisnis ini sudah ada sejak hampir seratus tahun yang lalu, dan setiap menit atau mungkin menit, selalu saja ada manusia yang lahir. Di Indonesia saja, mungkin ada sekitar 20% orang kaya yang menjadi lahan bisnis asuransi Anda. Keraguan terhadap prospek bisnis ini juga kurang beralasan.

Keempat, Anda ragu terhadap sistem karir dan potensi penghasilannya.

Potensi penghasilan bisnis asuransi berbeda dengan karyawan, bisnis asuransi bisa berpotensi menghasilkan jauh lebih besar jika Anda pintar dan mau berkerja keras. Ingat! Mau bekerja keras. Kalau Anda tidak mau bekerja keras, maka bisnis ini memang tidak tepat untuk Anda.

Di bisnis asuransi, Anda sendirilah yang menentukan berapa gaji yang hendak Anda terima.

Kelima, Anda tidak yakin bisa menjadi agen asuransi yang sukses.

Nah, inilah yang susah. Dan poin ke 4 dan ke 5 itulah yang membuat saya gagal waktu menjadi agen asuransi prudential syariah. Mungkin karena menjadi blogger memang hobi, dan minat saya. Dan itu sudah mendarah daging.

Jika Anda sudah memilih perusahaan asuransi yang tepat, produk yang hebat, prospek bisnis yang luar biasa, namun hati ciut, ya mana mungkin Anda bisa sukses di bisnis asuransi.

Kalau Anda ingin menjadi agen asuransi yang sukses, Anda harus menjadi orang yang luar biasa, bukan orang biasa-biasa saja.

Dan ingat! jika Anda hendak menjadi agen asuransi, Anda harus mau bekerja keras. Ingat kata Enstein: “Sukses adalah 99% kerja keras, dan sisanya adalah kepintaran Anda”

Demikianlah 5 Keraguan Agen Asuransi Yang Membuatnya Gagal dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat.