Beberapa Hal yang Penting Diketahui Tentang Perlindungan Asuransi Jiwa

Semakin hari semakin membuat kita semua mengerti betapa pentingnya asuransi jiwa. Kita hidup hanya sekali di dunia ini, tanpa tahu kapan kita sakit ataupun meninggal. Bukankah jikalau sakit kita membutuhkan biaya dan tidak bisa berbuat apa-apa untu mencari uang? Kalau tidak mempunyai asuransi pasti orang-orang di sekitar kita akan kebingungan mencari biaya untuk perawatan kita selama sakit. Untuk itu, usahakanlah untuk mempunyai asuransi yang nantinya dapat memberikan perlindungan pada anda dan mampu menanggung kerugian secara finansial.

Selama ini mungkin anda hanya mengenal pengertian asuransi jiwa saja, belum tahu mendalam tentang perlindungan asuransi jiwa. Kebanyakan orang juga menyamakan asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan. Padahal sebenarnya berbeda, asuransi jiwa menanggung nasabahnya yang meninggal dunia, sementara asuransi kesehatan memproteksi terhadap penyakit yang diderita dan penderitaan akibat kecelakaan. Makanya sebelum memilih untuk mengambil asuransi jiwa sebagai langkah perlindungan diri, ada baiknya anda mengetahui secara jelas tentang produk perlindungan yang asuransi jiwa jaminkan untuk anda.

perlindungan asuransi jiwa 635x423 » Beberapa Hal yang Penting Diketahui Tentang Perlindungan Asuransi Jiwa
Perlindungan asuransi jiwa (Ilustrasi/pixabay)

Apabila anda kurang teliti dalam penjelasan tentang produk asuransi jiwa, nantinya anda berpikir itu merupakan kesalahan dan akal-akalan perusahaan asuransi. Padahal penyebabnya anda yang kurang detail memahami tentang perlindungan asuransi jiwa. Apakah itu tentang proses klaim, pembayaran premi, cara pencairan klaim, apa saja yang menyebabkan perusahaan menolak klaim, dan lain-lain. Semua itu anda harus paham dengan jelas. Di bawah ini akan kami jabarkan beberapa perlindungan asuransi jiwa, yaitu :

Dalam asuransi jiwa terdapat 3 jenis perlindungan, adalah :

  1. Term Life (Asuransi Jiwa Berjangka)

Jenis asuransi jiwa yang memberikan perlindungan dengan jangka waktu tertentu, berdasarkan keinginan nasabah. Harga premi untuk asuransi jenis ini cenderung lebih murah daripada jenis lainnya. Tetapi jika terjadi masalah atas kesalahan anda, ada kemungkinan uang pertanggungan asuransi bisa hangus.

2. Whole Life (Asuransi Jiwa Seumur Hidup)

Jenis asuransi jiwa yang berlaku hingga anda berumur 99 tahun bisa dianggap seumur hiduplah. Untuk masa pembayaran premi jenis Whole Life dapat ditentukan saat awal pembelian asuransi, contoh, apabila anda ingin membayar premi selama 15 tahun, ambillah kesepakatan dengan pihak asuransi yang menanganimu. Dengan begitu setelah 15 tahun anda sudah tidak membayar premi lagi.

3. Endowment (Asuransi Jiwa Dwiguna)

Jenis asuransi yang memberikan perlindungan hingga tertanggung meninggal dunia. Setelah meninggal tertanggung akan menerima uang pertanggungannya sesuai haknya. Tetapi jika tertanggung masih hidup saat kontrak telah berakhir masanya, maka tertanggung tetap mendapatkan semua uang pertanggungan.
Yang wajib diperhatikan tentang asuransi jiwa :

Mengenai uang pertanggungan

Uang pertanggungan merupakan uang yang nantinya diberikan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia. Saat akan mendaftarkan diri untuk membeli produk asuransi jiwa, yang pertama harus anda tanyakan adalah jumlah uang pertanggungan. Setelah mengetahuinya, kemudian anda bisa membandingkannya dengan beberapa produk asuransi lainnya di perusahaan berbeda tentunya. Tunjuklah perusahaan asuransi jiwa yang harga preminya minimal tetapi uang pertanggungannya maksimal. Sebagai nasabah anda wajib mendapatkan keuntungan dari apa yang anda beli.

Premi

Selanjutnya anda wajib bertanya tentang besar premi yang harus anda bayar. Anda harus tahu detail pembayaran premi serta perlindungan yang didapatkan. Biasanya harga premi berbanding lurus dengan jumlah uang pertanggungan yang diterima nasabah. Semakin mahal harga preminya, semakin besar pula uang pertanggungan yang anda dapatkan. Namun, bila masih ada perusahaan asuransi yang menawarkan pembayaran premi kecil dengan uang pertanggungan besar. Tetapi dengan memperhatikan secara baik kinerja perusahaan serta reputasinya ya!

Masa pembayaran

Selain harga premi anda perlu juga memperhatikan detail tentang masa pembayaran preminya. Karena terdapat banyak kasus, beberapa agen asuransi nakal mengatakan bahwa nasabah hanya membayar premi hingga 10 tahun, namun kenyataannya tidak seperti itu. Jadi, semuanya harus jelas anda tanyakan dan lebih baik apa yang dijanjikan sang agen dibuat sebagai pernyataan tertulis. Sehingga apabila terjadi sesuatu anda tetap aman dan dapat menyalahkan agen nakal tersebut.

Apakah perlu tes medis terlebih dahulu atau tidak?

Ada beberapa perusahaan asuransi yang mewajibkan calon nasabahnya untuk melakukan tes medis dulu sebelum sepakat menerimanya sebagai nasabah resmi. Karena biasanya perusahaan yang melakukan ini memberikan uang pertanggungan cukup besar, sehingga dia perlu jaminan dari nasabahnya. Tes medis adalah untuk mengecek seluruh kesehatan calon nasabah, apakah sebelumnya sudah memiliki penyakit kronis atau masih sehat sepenuhnya.

Apabila tes medis menunjukkan calon nasabah dalam keadaan sehat, maka permohonan asuransi akan diterima. Tetapi apabila calon nasabah sudah terkena penyakit kronis, permohonan asuransi akan ditolak perusahaan. Sebab, perusahaan asuransi tidak mau rugi apabila terjadi risiko nasabah meninggal dunia dalam waktu dekat. Atau penawaran kedua, permohonan asuransi dapat diterima tetapi dengan harga premi yang mahal. Apabila tak mau dipusingkan dengan urusan tes medis, anda bisa berganti perusahaan asuransi yang tidak memerlukan tes medis.

Pada umumnya biaya tes medis ditanggung oleh perusahaan asuransi apabila hasilnya nasabah sehat seutuhnya. Tetapi apabila dinyatakan tidak sehat, biaya tes medis ditanggung oleh calon nasabah sendiri.

Perhatikan tentang Pre-Existing Condition

Pre-Existing Condition yaitu jika nasabah meninggal dunia yang disebabkan oleh penyakitnya sebelum membeli produk asuransi jiwa, membuat nasabah maupun ahli warisnya tidak dapat mengajukan klaim atau meminta dana pertanggungan ke perusahaan asuransi.

Biasanya perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan bila nasabah telah membeli produk asuransi jiwa selama 2 tahun. Walau kelihatannya sepele anda harus meminta kepada agen yang mengurus anda informasi yang sejelas-jelasnya mengenai syarat serta ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan asuransi yang anda pilih. Jangan pernah ragu bertanya, apabila ada unek-unek segera keluarkan dan tanyakan kepada agen anda.

Demikianlah Beberapa Hal yang Penting Diketahui Tentang Perlindungan Asuransi Jiwa, semoga bermanfaat.