Ketentuan dalam PRUcrisis Cover Syariah 34 dan Hal-Hal Penting Lainnya

Adanya internet, televisi, dan media massa lainnya membuat setiap orang menjadi tidak asing dengan apa yang diiklankan dalam media tersebut. Salah satunya adalah produk asuransi yang dikeluarkan oleh PT Prudential Indonesia. Perusahaan yang memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor pemasaran di banyak kota ini menawarkan berbagai jenis produk asuransi yang di dalamnya memiliki beragam jenis manfaat. Salah satu dari beberapa manfaat yang bisa didapatkan saat Anda membeli asuransi syariah adalah PRUcrisis cover syariah 34.

produk prudential prucrisis cover syariah 34 » Ketentuan dalam PRUcrisis Cover Syariah 34 dan Hal-Hal Penting Lainnya

Inilah Ketentuan PRUcrisis Cover Syariah 34

Apa itu PRUcrisis cover syariah 34? Crisis cover syariah 34 yang dikeluarkan oleh Prudential ini merupakan asuransi tambahan yang disediakan oleh pihak pengelola untuk para pemegang polis asuransi Prudential. Apa yang disediakan oleh Prudential terkait asuransi tambahan ini? Manfaat yang diberikan kepada pihak atau individu tertanggung berupa uang pertanggungan. Uang tersebut tersedia dalam nominal mata uang rupiah. Lalu, ketentuan apa yang harus dipenuhi apabila ingin mengajukan klaim atas manfaat ini? Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar Anda bisa mendapatkan klaim pada pihak Prudential. Pertama, tertanggung utama bisa mendapatkan klaim apabila ia menderita satu dari 34 jenis kondisi kritis yang lebih jauh disebutkan dalam polis.

Beberapa jenis kondisi kritis yang bisa membuat disetujuinya klaim antara lain stroke, serangan jantung, kanker, transplantasi organ penting, koma, gagal ginjal, dan sebagainya. Sementara itu, untuk penyakit-penyakit tertentu seperti Crohn, HIV, dan Poliomyelitis, ada kriteria khusus yang juga penting untuk diperhatikan. Sebagai contoh, untuk kondisi poliomyelitis, ada dua kriteria yang membuat klaim  PRUcrisis cover syariah 34 disetujui. Pertama adalah adanya kepastian diagnosis bahwa penyakit disebabkan oleh infeksi virus polio sehingga menyebabkan kelumpuhan di fungsi motorik atau pernapasan. Kondisi yang kedua adalah kelumpuhan sehingga tidak dapat melakukan 3 dari 6 aktivitas sehari-hari. Apa saja 6 aktivitas dasar yang dimaksud? Keenam aktivitas tersebut adalah mandi, bergerak ke tempat lain, berpakaian, menyuap, berpindah posisi, serta buang air.

Untuk penyakit lainnya seperti HIV, klaim PRUcrisis cover syariah 34 bisa disetujui apabila penyakit tersebut didapatkan akibat prosedur transfusi darah. Kondisi yang membuat penyetujuan klaim adalah apabila penyakit HIV dialami atau terinfeksi setelah polis berlaku. Selain itu, tertanggung yang terinfeksi penyakit HIV bukan merupakan orang yang juga sedang menderita penyakit hemophilia. Pengajuan klaim juga bisa disetujui oleh pihak pengelola apabila bisa dipastikan bahwa sumber infeksi adalah dari pihak atau lembaga yang mengadakan aktivitas transfusi darah.

Bagaimana dengan penyakit lainnya seperti penyakit Crohn? Klaim atas penyakit yang terjadi akibat adanya kelainan peradangan menahun berupa granulomatosa ini akan disetujui apabila ada satu dari dua kriteria berikut yang dipenuhi. Kriteria yang pertama adalah apabila penyakit Crohn tersebut sudah menimbulkan terjadinya pembentukan fistula di saluran cerna dan rongga perut, perforasi atau lubang intestinal, atau penyumbatan intestinal (saluran cerna). Kriteria yang kedua adalah adanya laporan histopatologik, yaitu irisan jaringan yang pemeriksaannya dilakukan dengan cara mikroskopik. Laporan hispatologik ini menandakan bahwa penyakit Crohn dialami oleh orang terkait.

Beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan sebelum Anda mengajukan klaim PRUcrisis cover syariah 34 adalah bahwa uang pertanggungan yang nantinya bisa didapatkan setelah klaim disetujui maka uang tersebut dapat mengurangi uang pertanggungan asuransi dasar. Selain itu, pastikan pula bahwa peserta berusia dalam rentang usia 6-65 tahun. Jadi, pastikan Anda memperhatikan hal-hal tersebut saat mengajukan klaim ini.