Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik 20% Dalam 2-3 Tahun ke Depan

Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik 20% Dalam 2-3 Tahun ke Depan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penetrasi industri asuransi mampu tumbuh 20% dalam rentang 2-3 tahun ke depan.

Sampai akhir 2014, angka penetrasi asuransi komersial hanya 1,74%. Angka tersebut merupakan perbandingan antara total premi bruto asuransi terhadap perdapatan domestik bruto (PDB). Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang ada peningkatan penetrasi. Pada 2013, penetrasi asuransi berada di angka 1,65%.

Apabila dikomparasikan dengan negara ASEAN lainnya seperti Singapura, penetrasi Indonesia memang jauh tertinggal. Di Singapura, penetrasi asuransi sudah mencapai 6,3%. Sementara itu, penetrasi asuransi di kawasan Uni Eropa telah menginjak 7,8%.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani menyatakan penetrasi asuransi di Indonesia harus terus ditingkatkan. Berbagai cara akan dilakukan, termasuk dengan memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi.

Dia menjelaskan, nantinya OJK akan mendorong lembaga keuangan mikro (LKM) untuk ikut menjual produk asuransi mikro. “Kalau penjualan asuransi mikro lewat LKM ini sudah jalan, saya menargetkan penetrasi asuransi bisa tumbuh 20% dalam 2 atau 3 tahun,” ujarnya seperti dikutip Bisnis.com, Senin (12/1/2015).

Berdasarkan data regulator, angka densitas dan angka penetrasi asuransi menunjukkan nilai yang positif pada 2014 dibandingkan 2013. Densitas merupakan perbandingan antara premi asuransi dengan jumlah penduduk di Indonesia.

Densitas Asuransi Komersial sampai November 2014 sebesar Rp633.070 naik dibanding November 2013 Rp601.530. Jika ditilik per lini, densitas dan penetrasi asuransi jiwa tumbuh lebih signifikan. Sedangkan auransi umum cenderung stagnan dan menurun.

Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik » Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik 20% Dalam 2-3 Tahun ke Depan
Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik 20% Dalam 2-3 Tahun ke Depan (Ilustrasi/Forbes)

 

Densitas asuransi jiwa sampai November 2014 sebesar tercatat sebesar Rp458.980 naik dibanding november 2013 yang berada di angka Rp426.530. Sedangkan angka penetrasi asuransi jiwa pada November tahun lalu sebesar 1,26% naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,17%.

Untuk asuransi umum, densitasnya hingga November 2014 sebesar Rp174.090 turun dibanding November 2013 senilai Rp175.000. Sementara itu, angka penetrasi asuransi umum stagnan di angka 0,48%. (Sumber: Bisnis.com)

Demikianlah informasi Penetrasi Asuransi Ditargetkan Naik 20% Dalam 2-3 Tahun ke Depan, semoga bermanfaat.