Perlindungan Asuransi Untuk Pra dan Pasca Kehamilan

Masa kehamilan bisa menjadi salah satu tahapan yang menyenangkan. Bagaimana tidak menyenangkan, Anda menunggu kehadiran seorang anggota keluarga. Namun moment tersebut bisa menjadi moment yang paling membuat Anda stres saat Amda harus memikirkan berbagai detail seperti biaya persalinan. Biaya yang Anda butuhkan dari setiap bulannya selama masa kehamilan akan meningkat dengan sendirinya. Anda perlu untuk memeriksakan diri ke dokter. Dengan menggunakan jasa asuransi kehamilan berarti paling tidak Anda sudah mengurangi satu masalah. Hal–hal yang perlu Anda ketahui mengenai asuransi kehamilan.

kehamilan 635x423 » Perlindungan Asuransi Untuk Pra dan Pasca Kehamilan
Perlindungan asuransi pra dan pasca kehamilan (Ilustrasi/pixabay)

1. Jaminan Asuransi Kehamilan Bersifat Universal

Komponen yang paling utama dari Undang–Undang Perawatan Terjangkau ialah asuransi mengenai perawatan bersalin. Banyak orang awam yang belum mengetahui mengenai asuransi masa kehamilan ini. Berdasarkan survey hanya sekitar 6% di pasar individu yang menggunakan rencana termasuk dalam jaminan asuransi bersalin. Biaya yang dijamin oleh asuransi untuk masa keamilan, totalnya dapat lebih dari Rp 100.000.000,00.

Contoh asuransi yang memberikan jaminan sebesar ini adalah ACA (Asuransi Central Asia). Sedangkan berdasarkan laporan studi terbaru mengenai asuransi, biaya yang dijamin untuk perawatan ibu yang baru melahirkan dan bayi yang baru lahir berada pada kisaran Rp 100.000.000,00 sampai dengan Rp 300.000.000,00 untuk kelahiran sesar beserta dengan perawatan pasca melahirkan. Namun yang perlu Anda pahami biaya ini bergatung pada negosiasi Anda maupun dari perusahaan asuransi itu sendiri. Besar biaya yang akan Anda keluarkan sebelum dan sesudah kehamilan, bukan? Maka dari itu Anda perlu untuk memiliki jaminan untuk perawatan pra dan pasca melahirkan, karena Anda harus bersiap dengan segala macam biaya yang tidak terduga.

2. Berbagai Macam Biaya yang Ditangani Asuransi Untuk Kehamilan

Berdasarkan situs eHealth, ada banyak sekali manfaat jika Anda menggunakan asuransi kehamilan. Asuransi kehamilan tersebut akan menutup berbagai biaya yang berkaitan dengan perawatan Anda selama kehamilan sampai dengan pasca melahirkan. Contoh berbagai biaya yang ditangani oleh asuransi kehamilan yaitu kunjungan ke dokter sebelum dan sesudah melahirkan, pemeriksaan diabetes gestasional, studi laboratorium, obat yang berkaitan dengan kehamilan Anda, pelayanan rawat inap, vaksinasi, konseling laktasi, dan berbagai perawatan kelahiran bayi yang lainnya.

3. Pilih Jenis Asuransi Kehamilan Anda Dengan Tepat

Beberapa perusahaan asuransi memiliki berbagai jenis perlindungan untuk kehamilan sampai dengan pasca melahirkan. Anda perlu untuk memilihnya, karena tidak setiap asuransi kesehatan menyertakan kehamilan sebagai perlindungan mereka. Batas minimal yang harus Anda pilih untuk perlindungan selama proses kehamilan sampai dengan pasca melahirkan ialah selama 12 bulan. Ada beberapa perusahaan yang menyertakan perlindungan lebih dari 12 bulan. Namun tentu saja Anda perlu mengetahui bahwa semakin banyak dan lama perlindungan yang ditawarkan oleh pihak asuransi, tentu Anda harus membayarnya dengan harga yang semakin mahal. Sebisa mungkin sesuaikan dengan tingkat penghasilan Anda.

4. Ajukan Pertanyaan Mengenai Prenatal dan Jaminan Bersalin

Walaupun Anda sudah memahami biaya apa saja yang biasanya asuransi kehamilan jamin, sebelum Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti jaminan bersalin dari asuransi Anda perlu untuk bertanya. Anda perlu untuk menanyakan secara detail mengenai segala sesuatunya yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Anda perlu menanyakan kepada asuransi seperti kejadian apa saja selama masa kehamilan yang akan dijamin oleh perusahaan asuransi dan apa yang tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Anda harus mendapatkan jawaban atas pertanyaan Anda dari layanan pelanggan mengenai rencana asuransi kesehatan. Anda juga perlu menanyakan mengenai apakah asuransi menjamin biaya prenatal dan perawatan pasca melahirkan. Jika Anda bekerja di perusahaan dimana perusahaan Anda memiliki 15 karyawan atau lebih, maka ada peraturan atau hukum federal yang mengharuskan Anda memiliki jaminan yang berhubungan dengan kehamilan. Selanjutnya Anda juga harus menanyakan mengenai preauthorization untuk setiap prenatal maupun perawatan pasca melahirkan. Menanyakan preauthorization penting untuk mengklarifikasi haruskah Anda menghubungi perusahaan asuransi Anda saat Anda dirawat di rumah sakit untuk melahirkan.

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa perusahaan yang akan memberikan penalti kepada Anda saat Anda tidak segera menelpon pihak asuransi Anda setelah Anda masuk ke rumah sakit. Selain itu saat Anda sudah menghubungi pihak asuransi apakah mereka akan menangani segala macam peraturan mengenai jaminan dan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Tanyakan juga mengenai rumah sakit mana yang boleh dikunjungi untuk mendapatkan jaminan tersebut. Intinya Anda harus benar–benar memahami segala macam seluk beluk yang ada di dalam peraturan asuransi.

5. Ajukan Pertanyaan Mengenai Prosedur Jika Anda Ingin Memiliki Bayi Lagi

Jika Anda ingin menambah jumlah anggota keluarga dan Anda sudah pernah menggunakan jasa asuransi untuk kehamilan, Anda perlu untuk menanyakan prosedurnya. Apakah Anda masih bisa menggunakan jaminan yang sebelumnya. Terkadang ada beberapa aturan asuransi yang membedakan antara kelahiran anak yang pertama dengan berikutnya. Anda perlu untuk memastikan apa perbedaan yang ada. Jadi Anda perlu menanyakan apakah anak Anda yang berikutnya akan mendapatkan vaksin dan bimbingan dokter sesudah melahirkan. Selain itu Anda perlu untuk memastikan berapa besar biaya yang akan ditanggung oleh pihak asuransi untuk anak Anda yang berikutnya. Besarnya biaya tersebut sama dengan biaya untuk anak pertama ataukah dibedakan.

6. Jika Anda Keluar dari Pekerjaan

Menjadi seorang ibu yang bekerja memang tantangan. Bagaimana tidak tantangan, Anda harus bisa menyeimbangkan antara mengurus kehamilan dengan bekerja. Namun Anda harus memahami bahwa hidup itu terkadang tidak sesuai prediksi ketika berhubungan dengan pekerjaan. Kita memang tidak berpikir negatif namun perlu untuk selalu bersiap–siap akan kemungkinan hal yang buruk. Jika Anda sampai kehilangan pekerjaan Anda atau berganti pekerjaan selama masa kehamilan maupun pasca melahirkan, Anda perlu menanyakan sebelum hal itu terjadi kepada pihak asuransi. Bagaimanapun juga Anda pasti berharap untuk selalu dapat menggunakan jaminan dari asuransi di saat yang paling penting untuk merawat bayi Anda. Ketika Anda berganti pekerjaan biasanya Anda akan berganti asuransi kesehatan juga, karena antara perusahaan sebelum dan sesudah Anda pindah bisa saja menggunakan perusahan asuransi yang berbeda. Anda harus memahami setiap detail dalam pengurusan perpindahan asuransi. Untuk perusahaan asuransi Anda yang lama, Anda harus memahami setiap aturannya agar Anda tidak terkena penalti. Sedangkan untuk asuransi yang baru, Anda harus mampu beradaptasi dengan segala aturannya yang terkadang berbeda sekali dengan perusahaan asuransi Anda yang lama.

7. Usahakan Untuk Tidak Melebihi Batas Biaya Jaminan

Setiap perusahaan asuransi memiliki batas biaya perlindungan atau jaminan yang berbeda–beda. Anda harus mengetahui dengan pasti seberapa besar biaya yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Anda perlu mengetahui bahwa terkadang ada diskon untuk pembayaran biaya rumah sakit maupun dokter jika Anda membayar secara tunai. Diskon yang ada biasanya berada pada kisaran 20 sampai 30 persen jika Anda membayar secara tunai. Hal lain yang perlu Anda lakukan agar tidak melebihi batas biaya Jaminan ialah dengan membaca secara seksama biaya yang ditawarkan oleh pihak rumah sakit. Pastikan bahwa baik dari pihak rumah sakit maupun asuransi Anda tidak ada biaya yang tersembunyi, sehingga Anda dapat memastikan bahwa Anda telah mematuhi peraturan antara keduanya.