Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp1,2 T

Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp1,2 T – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya peningkatan pada produk asuransi mikro yang cukup signifikan. Tercatat, hingga saat ini ada 27 perusahaan yang terdiri dari 13 asuransi jiwa dan 14 asuransi kerugian telah menjual produk asuransi mikro.

Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Dumoly Freddy Pardede, menjelaskan ada beberpaa asuransi yang memang dirancang bagi nasabah mikro alias masyarakat berpendapatan rendah.

“Jenis produk asuransi mikro yang dipasarkan adalah asuransi kecelakaan diri, meninggal dan asuransi kredit/credit life, santunan kesehatan, serta asuransi kebakaran,” kata dia Saat konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Dumoly menambahkan, hingga saat ini total peserta telah mencapai 5.825.513 orang tertanggung. Sementara itu, total premi asuransi mikro mencapai Rp1,22 triliun per Juni 2014 dan klaim mencapai Rp71,56 miliar. “Kita harapkan akan bertambah besar. Untung sekali kan asuransi itu,” paparnya.

Menurut Dumoly, OJK bersama asosiasi perasuransian (AAJI, AAUI, AASI) telah menyusun produk standar asuransi mikro yang sudah dikenal masyarakat. Produk tersebut adalah Sipeci atau Asuransi Penuh Cinta, yang menyediakan manfaat meninggal dunia karena sebab alami maupun kecelakaan.

Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp12 T » Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp1,2 T
Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp1,2 T (Ilustrasi: Reuters)

Kemudian Warisanku (kecelakaan diri), Rumahku (asuransi rumah tinggal, stop usaha-gempa dan tsunami, stop usaha-erupsi (asuransi business desruption karena gempa/tsunami dan gunung meletus). “Ada juga asuransi mikro syariah, Sibijak, yang memberi santunan pemakaman dan penguburan,” pungkasnya.

Sekedar informasi, OJK dan asosiasi industri akan melakukan launching program asuransi mikro standar pada awal Oktober, direncanakan akan dilaksanakan di Surabaya tanggal 1 Oktober 2014. (Okezone.com)

Demikianlah artikel mengenai Premi Asuransi Masyarakat Miskin Capai Rp1,2 T, semoga bermanfaat.