Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan, Sebaiknya Perhatikanlah 12 Hal Ini!

Semakin hari, kebutuhan orang akan asuransi kesehatan semakin meningkat. Mereka telah sadar betapa perlunya asuransi kesehatan untuk memperoteksi diri dalam kehidupan sehari-hari. Tentu hal ini berkaitan dengan adanya jaminan secara finansial jika terjadi peristiwa buruk yang tidak diinginkan, misalnya penyakit kronis, kecelakaan, maupun musibah bencana alam. Di era ini biaya pengobatan serta perawatan di rumah sakit kian mahal yang bisa sangat memberatkan pasien. Dengan mempunyai asuransi kesehatan berarti anda memindahkan risiko buruk hidup anda kepada pihak asuransi. Jadi, ketika kejadian tak diinginkan menimpa anda, diri anda dan keluarga akan merasa tenang dalam menghadapinya.

Menggunakan asuransi sama saja anda melindungi keuangan anda. Bagaimana tidak, karena kecelakaan dan penyakit yang membutuhkan perawatan rumah sakit, seringkali membuat kondisi keuangan anda berantakan. Anda harus rela mengeluarkan banyak dana untuk pembiayaan di rumah sakit, sementara itu di rumah keluarga anda juga memerlukan nafkah untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini mampu membuat anda sekeluarga terjebak dalam lingkaran hutang. Tetapi dengan adanya asuransi masalah finansial setelah kejadian buruk dapat diatasi secara baik dan anda tidak perlu mengambil hutang.

Ketika anda ingin membeli asuransi kesehatan, sebaiknya perhatikan 12 hal yang akan kami bahas di bawah ini. Supaya anda tidak keliru dalam memilih asuransi kesehatan untuk anda maupun keluarga. Yuk, langsung saja simak ulasannya :

12 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan

kesehatan 635x423 » Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan, Sebaiknya Perhatikanlah 12 Hal Ini!
Yang perlu diperhatikan sebelum membeli asuransi kesehatan (Ilustrasi/pixabay)
  1. Pilihlah perusahaan asuransi yang track recordnya bagus

Sebelum memilih produk asuransi kesehatan anda sebaiknya menentukan perusahaan asuransi mana yang anda tunjuk untuk mengelola dana perlindungan anda. Carilah informasi selengkap-lengkapnya melalui internet, dari teman, sahabat, dan cara lainnya. Biasanya perusahaan asuransi yang bagus, telah mempunyai kantor cabang yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Jangan lupa cari informasi juga mengenai harga preminya, kemudian anda bandingkan dan tentukan pilihan.

2. Perhatikan nama produk asuransi

Setiap produk asuransi kesehatan dari setiap perusahaan pasti mempunyai nama yang bermacam-macam. Saat anda datang ke kantor asuransi lalu meminta asuransi kesehatan, maka pihak asuransi akan mempunyai beberapa produk yang ditawarkan kepada anda. Anda harus memeriksa, meneliti dan memahami satu persatu produk asuransi tersebut baru setelah itu memilih produk asuransi kesehatan yang tepat untuk anda.

3. Perhatian ketentuan atau peraturan dari asuransi kesehatan

Pelajari secara rinci tentang pelayanan yang bagaimana yang ditawarkan perusahaan asuransi kepada anda. Apa saja kelebihannya dibandingkan dengan produk asuransi lain dan keuntungan yang anda peroleh nantinya. Baca seluruh pasal secara lengkap, sebab biasanya pihak asuransi sering mencantumkan syarat dan ketentuan yang bias maknanya atau sulit dipahami. Apabila anda kurang mengerti maksudnya segera tanyakan kepada agen atau petugas yang mengurus anda. Pastikan juga polis asuransi mencakup biaya kesehatan seperti keinginan anda, seperti biaya dokter, perawatan di rumah sakit, obat, operasi, dan sebagainya.

4. Coverage-nya atau jaminan

Setiap calon nasabah harus mengerti benar tentang jaminan kesehatan yang nantinya didapatkan dari pihak asuransi. Apakah perlindungannya maksimal, artinya apakah proteksinya mencakup berbagai macam risiko penyakit ataupun berbagai masalah gangguan kesehatan di masa mendatang. Anda wajib mengetahui secara pasti apa saja risiko yang dijamin pihak asuransi atas kesehatan anda. Perhatikan juga batasan umur maksimal yang dapat dijaminkan untuk produk asuransi yang anda pilih. Selain itu, ketahuilah berapa banyak anggota keluarga lainnya yang bisa dicakup asuransi itu.

5. Nilai klaim setiap tahunnya

Umumnya setiap perusahaan asuransi akan menunjukkan tabel besarnya nilai klaim yang nantinya diterima oleh nasabah saat sakit setiap tahunnya. Di tabel tersebut berisi kisaran tarif dokter spesialis, dokter umum, obat, resep, jenis penyakit dan lainnya. Saat batas maksimal klaim telah terlampau, maka lebihnya menjadi tanggungan anda sebagai nasabah.

6. Perhatikan kerja samanya dengan rumah sakit dan sistem pembayarannya

Semakin banyak rumah sakit yang menjadi mitra perusahaan asuransi kesehatan, berarti semakin baik kualitas produknya. Apalagi bila produk asuransi tersebut diterima semua rumah, tentu memudahkan anda dalam mendapatkan perawatan kesehatan. Setelah itu, anda perlu mengerti sistem pembayaran biaya perawatan rumah sakit apakah pihak asuransi menggunakan sistem cashless (anda hanya tinggal menunjukkan kartu provider asuransi, lalu biayanya akan ditanggung pihak asuransi), ataukah sistem reimbursements dimana seluruh biaya perawatan rumah sakit anda bayar terlebih dahulu, baru kemudian anda mengajukan klaim ke pihak asuransi.

7. Prosedur rawat jalan dan inap di rumah sakit

Anda harus mengetahui apakah pihak asuransi menyediakan tanggunan rawat jalan atau rawat inap. Untuk rawat jalan, tanyakan kepada pihak asuransi apakah menanggung biaya pengobatan maupun uji laboratorium yang telah dijanjikan dalam polis. Kelas perawatan bagi rawat jalan atau rawat inap biasanya tergantung pada nilai premi dan produk asuransi yang anda ambil.

8. Perhatikan adanya asuransi tambahan

Di produk asuransi kesehatan ada dua macam produk, yakni asuransi kesehatan murni dan tambahan atau riders. Yang dimaksud asuransi kesehatan murni yaitu pertanggungannya meliputi biaya pengobatan dan uji laboratorium saat sakit. Jika anda menginginkan cakupan pertanggungan asuransi dapat diperluas yaitu dengan asuransi tambahan. Asuransi riders pertanggungannya meliputi semua biaya rumah sakit yang dikarenakan oleh perawatan penyakit kronis, kecelakaan, hingga pemberian santunan akibat meninggal dunia. Asuransi riders manfaatnya mengoptimalkan produk asuransi utama.

9. Premi yang harus dibayar

Hal penting yang perlu anda perhatikan ketika berasuransi adalah tentang premi. Anda harus mengerti berapa besar premi yang dibayar, jangka waktu pembayarannya apakah perbulan, per 3 bulan, persemester ataupun per tahun? Lalu tanyakan juga berapa lama waktu pembayaran premi, 10 tahunkah, 20 tahunkan? Pastikan sejelas-jelasnya, sebab ini menyangkut besarnya uang investasi anda.

10. Apakah perlu medical check up?

Ada perusahaan asuransi yang menyediakan layanan medical check up ada juga yang tidak. Bila harus medical check up berarti pihak asuransi sedang mengukur risiko kesehatan anda. Apabila ada ditemukan penyakit kronis dapat menyebabkan pengajuan polis ditolak. Bagi kebanyakan perusahaan asuransi, tidak menanggung biaya medical check up dengan kata lain calon nasabahlah yang membayarnya.

11. Mengerti bagaimana cara membatalkan polis asuransi

Banyak agen asuransi menyembunyikan tentang cara pembatalan polis asuransi, tetapi sebagai nasabah anda berhak tahu atas hal ini. Untuk mengetahuinya anda perlu membaca dengan cermat polis asuransi yang terdapat ketentuan, apabila nasabah tidak setuju dengan isi polis, maka dalam kurun waktu 2 minggu setelah polis terbit, polis dapat dikembalikan dan dana yang dibayarkan dapat dikembalikan kepada nasabah. Berarti anda mempunyai waktu 2 minggu untuk berpikir dan membatalkan polis sekaligus dana anda kembali sepenuhnya. Jika sudah melewati batas waktu yang ditentukan, berarti anda setuju atas seluruh isi polis.

12. Apabila terjadi pembayaran premi macet

Poin penting lainnya adalah apabila anda mengalami tidak bisa meneruskan pembayaran premi. Perhatikan apa saja kebijakan yang ditawarkan oleh pihak asuransi kepada anda. Biasanya anda akan diberikan masa tunggu, kalau jatuh tempo pembayaran premi anda tetap belum dapat melunasi, polis secara otomasti akan ditutup atau dibatalkan secara sepihak oleh perusahaan asuransi, anda juga tidak lagi mendapatkan jaminan kesehatan.

Demikianlah Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan, Sebaiknya Perhatikanlah 12 Hal Ini!, semoga bermanfaat.