Ternyata Asuransi Jiwa Juga Punya Produk Tradisional

Ternyata Asuransi Jiwa Juga Punya Produk Tradisional – Membayangkan kata asuransi sepertinya sudah mulai pusing. Apalagi jika ada tawaran asuransi yang gencar menghubungi Anda setiap harinya. Sering kali petugas asuransi hanya menjelaskan sekadarnya saja tentang asuransi dan tidak memberikan pemahaman detail. Sebaiknya Anda pahami dulu produk-produk asuransi, karena ternyata asuransi jiwa di Indonesia terbagi menjadi dua jenis besar, yakni asuransi tradisional dan asuransi nontradisional.

Mari kita bahas mengenai asuransi tradisional. Asuransi ini terbagi menjadi tiga jenis, yakni Asuransi berjangka (term life), seumur hidup (whole life), dan dwiguna (endowment).

1. Asuransi berjangka (Term Life)

Bagi Anda yang mau bergabung dalam asuransi jiwa tetapi hanya memiliki dana rendah bisa memilih produk tradisional yang satu ini. Asuransi berjangka memberikan proteksi bagi para tertanggung dalam jangka waktu tertentu. Premi yang dibayarkan tergolong rendah. Ada yang di bawah Rp 1 juta, namun jumlah uang perlindungan yang diperoleh bisa mencapai miliaran. Produk ini cocok bagi calon pengguna asuransi yang perlu proteksi besar dengan modal terbatas. Dan perlindungan asuransi jiwa berjangka biasanya tersedia dalam bentuk polis asuransi.

Pihak asuransi akan membayarkan polis bila tertanggung meninggal dalam jangka waktu yang ditentukan. Jika tertanggung masih sehat walafiat hingga kontrak asuransi telah usai sesuai dengan waktu yang telah disepakati maka pihak asuransi tidak bertanggung jawab memberikan uang kepada tertanggung. Pemegang polis atau tertanggung bisa melanjutkan kembali pertanggungan asuransi jiwa dari awal dan menetapkan kembali jangka waktu berikutnya.

Jenis Jenis Asuransi Jiwa » Ternyata Asuransi Jiwa Juga Punya Produk Tradisional
Ternyata Asuransi Jiwa Juga Punya Produk Tradisional (Ilustrasi)

Asuransi jiwa berjangka memiliki dua jenis pertanggungan:
a) Level Term Insurance (asuransi jiwa berjangka dengan uang pertanggungan tetap) yang memberikan manfaat kematian dalam jumlah yang sama selama jangka waktu polis tersebut.
b) Decreasing Term Life Insurance (asuransi jiwa berjangka dengan uang pertanggungan menurun) memberikan manfaat kematian yang nilainya menurun selama jangka waktu pertanggungan.

2. Asuransi seumur hidup (Whole Life)

Proteksi melalui asuransi seumur hidup lebih digemari karena memberikan perlindungan penuh. Sebagai bentuk penyempurnaan dari asuransi berjangka, jenis asuransi ini menguntungkan pihak tertanggung ketika kontrak berakhir dan tertanggung masih sehat walafiat sebab ada nilai tunai yang diberikan. Sesuai dengan namanya, masa proteksi yang ditawarkan lebih lama hingga mencapai 99 tahun. Tarif premi yang dikenakan untuk tipe ini cenderung tinggi karena angka harapan hidup baik pria maupun wanita Indonesia masih jarang yang mencapai 99 tahun.

Tarif premi tetap berlaku pada asuransi seumur hidup, meskipun usia si tertanggung terus bertambah. Bentuk perlindungan yang ditawarkan mengandung tabungan dalam bentuk uang tunai sehingga saat tertanggung tidak dapat membayar preminya, ia dapat mengambil dana dari nilai tunai ini. Hanya saja bunga tabungan dalam asuransi seumur hidup berkisar 4 persen per tahun, belum dikurangi biaya dan pajak. Asuransi ini cocok bagi Anda yang memerlukan proteksi jangka panjang dan kebutuhan dalam mempersiapkan warisan.

3. Asuransi dwiguna (Endowment)

Kebutuhan yang semakin meningkat membuat Anda kewalahan. Untuk berjaga-jaga dan mempersiapkan tabungan di masa pensiun serta tabungan pendidikan anak, Anda memerlukan wadah. Asuransi dwiguna bisa menjadi solusi bagi permasalahan Anda tersebut. Uang Sifatnya seperti asuransi berjangka sekaligus sebagai tabungan. Produk ini memiliki jangka waktu tertentu dan tanggal jatuh tempo sesuai dengan ketentuan. Ketika tanggal sudah jatuh tempo dan pihak tertanggung masih hidup maka perusahaan asuransi memberikan pembayaran uang pertanggungan kepada pemegang polis. Bentuk asuransi endowment beragam. Ada bonus yang muncul secara teratur, misalnya 3 tahun atau 5 tahun.

Demikianlah artikel mengenai Ternyata Asuransi Jiwa Juga Punya Produk Tradisional, semoga bermanfaat. Sekarang pengetahuan Anda soal asuransi sudah lebih meningkat. Jadi, Anda tak perlu langsung menutup telepon dari petugas asuransi yang mau menawarkan produknya. Siapa tahu mereka malah membantu Anda untuk memiliki asuransi impian. (Gatra.com)